Berita-Berita Politik

August29
Ketum Partai Gerindra Meninggal Dunia
Friday, 29 August 2014 pukul 00.18 WIB  Kategori Politik

Jakarta [SAPULIDI News] - Ketua Umum Partai Gerindra, Prof DR. Ir Suhardi, dikabarkan meninggal dunia pada Kamis malam, setelah sebelumnya sempat menjalani perawatan intensif di RS Pusat Pertamina, Jakarta.

August27
Ketua Umum Gerindra kritis karena kanker
Wednesday, 27 August 2014 pukul 03.20 WIB  Kategori Politik

Jakarta [SAPULIDI News] - Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Suhardi dikabarkan berada dalam kondisi kritis di Rumah Sakit Pusat Pertamina karena kanker paru-paru stadium empat yang dideritanya.

August25
Kopi Jokja Kawal Hasil Putusan MK
Monday, 25 August 2014 pukul 01.14 WIB  Kategori Politik

Jakarta [SAPULIDI News] - Koalisi Organisasi Pemuda Indonesia untuk Jokowi-Jusuf Kalla (Kopi Jokja) akan mengawal putusan Mahkamah Konstitusi (MK) tentang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Presiden 2014 yang telah ditetapkan pada Kamis 21/8 yang lalu.

August23
Belum Merdeka Sepenuhnya
Saturday, 23 August 2014 pukul 03.23 WIB  Kategori Politik

Arsad bisa saja mengikuti upacara kemerdekaan setiap 17 Agustus, tapi di dalam hatinya, Arsad belum merasa merdeka. Alasannya dia ceritakan dalam perbincangan Agama dan Masyarakat KBR, Rabu (13/8) malam.

August20
Gubernur Jabar: Prabowo belum kalah
Wednesday, 20 August 2014 pukul 14.15 WIB  Kategori Politik

Bandung (SAPULIDI News) - Gubernur Jabar Ahmad Heryawan menyatakan Prabowo-Hatta belum kalah dalam Pemilihan Presiden 2014, karena masih menunggu keputusan Mahkamah Konstitusi (MK).

"Insya-Allah pak Prabowo menjadi pemenang," kata politisi PKS itu dalam Silaturahmi dan Halalbihalal dengan tim Koalisi Merah Putih wilayah Jabar yang dihadiri Prabowo di Gedung Sasana Budaya Ganesha, Kota Bandung, Selasa.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Heryawan menyampaikan pujiannya kepada calon presiden Prabowo Subianto yang dinilai mampu meredam massa pendukungnya dalam merespons hasil Pilpres 2014.

"Kita harus tiru pribadi beliau yang sabar, bisa meredam seluruh massa pendukung. Beliau patut dicontoh dengan kesabarannya menghadapi berbagai serangan politik," katanya.

Ia berharap kepribadian Prabowo yang penuh kesabaran dapat ditiru oleh seluruh relawan dan tim sukses Prabowo-Hatta.

"Salut kepada pak Prabowo, karena beliau bisa menghadapi masalah dengan penuh kesabaran, meskipun banyak sekali serangan dari kiri dan kanan," kata Heryawan.

Kehadiran Prabowo itu disambut meriah oleh massa pendukungnya yang tergabung dalam Koalisi Merah Putih, kaum ibu-ibu dan sejumlah organisasi massa lainnya.

Dalam sambutannya Prabowo akan terus berjuang untuk mendapatkan keadilan dan memohon dukungan kepada masyarakat Jabar untuk membuktikan segala kecurangan pemilihan presiden.

Pilpres 2014 sudah berlangsung pada 9 Juli 2014 dan KPU sudah memutuskan pemenangnya pada 22 Juli 2014, namun keputusan itu digugat ke MK dan kini tinggal menunggu keputusan MK pada 21 Agustus 2014.

Sumber : ANTARA

August13
Pemilu 2014 Lebih Baik
Wednesday, 13 August 2014 pukul 17.39 WIB  Kategori Politik

Jakarta [SAPULIDI News] - Banyak orang menilai pelaksanaan pemilu presiden 2014 kali ini lebih baik dari pemilu sebelumnya.

August13
Jokowi ingin percepat program untuk rakyat
Wednesday, 13 August 2014 pukul 07.10 WIB  Kategori Politik

Jakarta (SAPULIDI News) - Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla menginginkan agar ada program percepatan untuk rakyat Indonesia mengingat APBN Perubahan 2014 dan ruang fiskal yang tersedia pada 2015 sangat terbatas untuk melaksanakan agenda kerakyatan.

"Ini tantangan besar yang dihadapi pemerintahan Jokowi-JK. Tak hanya nampak dari warisan utang yang mencapai lebih dari Rp3000 triliun. APBNP tahun 2014 dan ruang fiskal yang tersedia pada tahun 2015 sangatlah terbatas," kata Deputi Tim Transisi Jokowi-JK, Hasto Kristiyanto di Jakarta, Rabu.

Menurut Hasto, buramnya potret fiskal menjadi tantangan dan seni pemerintahan tersendiri bagi Jokowi.

"Rakyat, khususnya yang rentan terhadap berbagai persoalan kemiskinan seperti petani dan nelayan, harus menjadi fokus perhatian kita", kata Jokowi sebagaimana dikutip Hasto saat memberikan pengarahan ke tim transisi.

Dalam setiap pengarahan terhadap agenda pokok yang harus dijalankan tim transisi, kata Hasto, maka Jokowi berulang kali menegaskan bahwa kantor transisi harus menjabarkan program-program seperti mempercepat Kartu Indonesia Sehat, Indonesia Pintar, penataan rumah rakyat.

"Ke depan tidak boleh lagi nelayan tidak bisa melaut hanya karena tidak ada solar, ataupun modal", kata Hasto. Pokja APBN dan Energi diharapkan mencari terobosan.

"Kebijakan ekonomi berdikari dan kedaulatan energi memerlukan cara berpikir baru dalam implementasi kebijakan. Tidak boleh lagi kebijakan pemerintah tersandera oleh berbagai kelompok kepentingan seperti mafia impor dan mafia minyak," katanya.

Sumber : ANTARA

August10
Ini 100 Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Periode 2014-2019
Sunday, 10 August 2014 pukul 01.09 WIB  Kategori Politik

Bandung [SAPULIDI News] - Rencananya pada tanggal 1 September 2014, 100 anggota DPRD Provinsi Jawa Barat akan dilantik dan di sumpah untuk mewakili masyarakat Jawa Barat mengemban tugas sebagai wakilnya.

August8
MK izinkan KPU buka kotak suara
Friday, 08 August 2014 pukul 18.45 WIB  Kategori Politik

Jakarta [SAPULIDI News] - Mahkamah Konstitusi (MK) mengizinkan KPU membuka kotak suara, sepanjang melibatkan saksi dari dua pasangan Capres-Cawapres Pilpres 2014.

August7
Menteri pemerintahan baru tidak harus populer
Thursday, 07 August 2014 pukul 07.37 WIB  Kategori Politik

Yogyakarta (SAPULIDI News) - Menteri dalam kabinet pemerintahan periode 2014-2019 sebaiknya tidak harus tokoh populer melainkan yang dapat mengutamakan profesionalitas, kata pengamat politik Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Tulus Warsito.

"Tidak harus dari tokoh yang sudah populer, bisa saja sama sekali tidak dikenal publik namun benar-benar bisa bekerja dan menjunjung tinggi profesionalitas," kata Tulus di Yogyakarta, Rabu.

Menurut dia, banyak tokoh yang sebetulnya memiliki potensi besar dan mampu bekerja serta menguasai bidangnya, namun tidak populer hingga saat ini.

"Yang terpenting perlu dilihat postur keilmuannya, penguasaan bidang, pola kerja dan integritasnya," kata dia.

Ia juga berpendapat bahwa pembantu kabinet mendatang adalah yang dapat menyesuaikan dengan pola kerja Joko Widodo apabila nantinya resmi dilantik menjadi presiden.

"Cara kerja Jokowi kami perkirakan tidak jauh berbeda dengan saat di Solo dan Jakarta. Menteri harus yang dapat menyesuaikan dengan pola kerjanya," kata dia.

Sementara itu, terkait kemungkinan adanya perdebtan calon menteri diambil dari partai politik, menurut dia, tidak masalah, asalkan tetap dapat menekankan profesionalitas.

"Dari partai politik atau bukan, tidak masalah. Yang penting bisa menjalankan tugas seperti dalam kontrak politik," kata dia.

Sumber : ANTARA