Juni9
Kemdikbud Batasi Rombel SMP Maksimal 36 Siswa per Kelas
Minggu, 09 Juni 2013 pukul 13.52 WIB | Kategori PendidikanEkskul

Kota Bekasi [SAPULIDI News] - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mematok siswa per kelas untuk SMP tidak melebihi 36 siswa untuk setiap rombongan belajar.

Hal ini ditegaskan melalui Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23 Tahun 2013 tentang Standar Pelayanan Minimal (SPM) Pendidikan Dasar. Pemberlakuan ini untuk menjamin keberlangsungan pendidikan, karena terbatasnya luas ruang kelas yang ada.

Sebab, beberapa daerah terutama di wilayah padat penduduk seperti Kota Bekasi masih menampung siswa SMP dengan 40-46 siswa per rombongan belajar.

"Mereka duduk berhimpitan, sehingga proses belajar-mengajar tidak konsentrasi dan tidak efektif," ujar Bang Imam, praktisi pendidikan di Bekasi, Ahad, 9 Juni 2013.

Selain mengatur jumlah maksimal siswa dalam satu rombel, SPM Pendidikan Dasar juga mengatur hal-hal sebagai berikut :

1. Jumlah peserta didik per rombel tidak melebihi 36 orang

2. Tersedia ruang Laboratorium IPA untuk 36 siswa dan dilengkapi dengan 1 set peralatan praktek IPA untuk demontrasi dan eksprimen peserta didik

3. Tersedia ruang guru yang terpisah dengan ruang kepala sekolah

4. Harus memiliki satu guru setiap mata pelajaran yang ada

5. Guru harus sudah berkualifikasi S1/D4 dan 70% diantaranya sudah memiliki Sertifikat Pendidik

6. Guru yang sudah disertifikasi minilam masing-masing guru IPA, Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Pendidikan Kewarganegaraan (PKn)

7. Kepala Sekolah minimal S1/D4 dan sudah bersertifikat pendidik

Syarat-syarat ini harus sudah terpenuhi dan menjadi tanggung jawab Pemerintah Daerah.

Sementara tanggung jawab Satuan Pendidikan (sekolah) untuk memenuhi SPM Pendidikan Dasar jenjang SMP, diantaranya :

a. Menyediakan buku teks mata pelajaran satu paket untuk masing-masing siswa

b. Minimal memiliki 200 judul buku pengayaan dan 20 judul buku referensi

c. Setiap guru melaksanakan tatap muka minimal 37,5 jam per minggu termasuk diantaranya merencanakan pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, menilai hasil pembelajaran, membimbing atau melatih peserta didik dan melaksanakan tugas tambahan

d. Proses pembelajaran per tahun dilaksanakan selama 34 minggu efektif dan 27 jam per minggu

e. Melaksanakan metode belajar sesuai dengan kurikulum yang ada

f. Guru menerapkan rencana pelaksanaan pembelajaran yang disusun berdasarkan silabus dan mapel yang diampunya

g. Guru harus menerapkan dan mengembangkan penilaian untuk meningkatkan kemampuan siswa

h. Kepala sekolah melakukan supervisi kelas dan umpan balik kepada guru 2 kali dalam satu semester

i. Guru menyampaikan hasil evaluasi dan penilaian peserta didik kepada kepala sekolah pada akhir semester

j. Kepala sekolah menyampaikan hasil UAS dan UKK serta US/UN kepada peserta didik/orang tua dan rekapitulasinya ke Dinas Pendidikan setiap akhir semester

k. satuan pendidikan menerapkan prinsip manajemen berbasis sekolah (MBS).

Apakah sekolahmu sudah mencapai SPM Pendidikan Dasar????

(bang imam/A-102)

Tulis Komentar

Nama Email
Komentar
Masukkan Kode
 

Desclaimer. Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial SapulidiNews. Redaksi berhak merubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras dan antar golongan.