Berita-Berita DaerahJawa

July5
353.000 Warga Malang Tanpa Akte Kelahiran
Saturday, 05 July 2014 pukul 12.29 WIB  Kategori DaerahJawa

Malang [SAPULIDI News] - Sebanyak 353 ribu dari sekitar 853 ribu penduduk Kota Malang, Jawa Timur, tidak memiliki akta kelahiran, terutama warga yang berusia dewasa.

July5
Yang Tersisa Dari Dolly
Saturday, 05 July 2014 pukul 03.52 WIB  Kategori DaerahJawa

“Ada nggak perempuan miskin yang mau jadi pelacur?” kata Joris Lato.

July4
Banjir bandang landa sejumlah desa di Trenggalek
Friday, 04 July 2014 pukul 09.45 WIB  Kategori DaerahJawa

Trenggalek (SAPULIDI News) - Hujan deras yang terus mengguyur sebagian besar wilayah Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur dua hari terakhir telah menyebabkan sungai-sungai meluap dan mengakibatkan banjir bandang di sejumlah desa di daerah tersebut, mulai area hulu hingga hilir, Jumat.

Tidak ada laporan korban jiwa dalam bencana musiman tersebut. Namun genangan air bah yang terus mengalir dengan ketinggian menyamai pinggul orang dewasa menyebabkan aktivitas sebagian warga lumpuh total.

Koresponden Antara di Trenggalek melaporkan, sebuah pasar tradisional di perbatasan Kecamatan Gandusari dan Kampak bahkan tak lagi bisa digunakan para pedagang untuk berjualan. Air bah menggenangi area pasar yang memiliki permukaan lebih rendah dari jalan raya, dan saat ini diperkirakan elevasi banjir terus meningkat seiring bertambahnya debit air kiriman dari Sungai Tawing.

"Banjir ini biasanya terus bergerak. Mungkin sejam-dua jam lagi banjir sudah pindah ke daerah Wonorejo dan Gandusari," kata Dimas, seorang warga di Kecamatan Gandusari.

Banjir serupa di daerah sama juga telah terjadi sehari sebelumnya akibat hujan deras yang melanda sebagian besar wilayah Trenggalek selatan yang memiliki topografi pegunungan, namun cepat surut.

Selain merendam sebagian pemukiman dan fasilitas umum di Desa Ngrayung, Kecamatan Gandusari, air bah dilaporkan juga mulai melanda desa-desa lain di bawahnya, seperti Desa Wonorejo, Sukorejo, serta Gandusari.

Puluhan hektare kebun warga dan area persawahan dilaporkan juga terendam, sehingga berpotensi merusak tanaman petani di daerah tersebut.

"Banjir bandang selalu melanda daerah sini setiap kali turun hujan deras di kawasan yang lebih tinggi (gunung dan perbukitan) sehingga menyebabkan debit air sungai meningkat tajam dan meluap ke permukiman," terang Santo, tokoh warga Desa Gandusari menjelaskan.

Sumber : ANTARA

June26
Kajian Lingkungan Terhadap Perusahaan di Cianjur Minim
Thursday, 26 June 2014 pukul 22.35 WIB  Kategori DaerahJawa

Cianjur [SAPULIDI News] - Kajian lingkungan dari perusahaan pertambangan baik logam dan non logam di Cianjur dinilai masih minim. Pengawasan dan evaluasi mengenai dampak lingkungan juga masih lemah dilakukan.

June26
Dahlan kecewa direktur BUMN golf pada hari kerja
Thursday, 26 June 2014 pukul 16.08 WIB  Kategori DaerahJawa

Jakarta (SAPULIDI News) - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mengaku kecewa mendapat laporan bahwa ada direktur utama perusahaan negara yang bermain golf pada hari kerja.

"Saya mendapat laporan ada Dirut BUMN yang masih golf pada hari kerja. Sudah ada imbauan, tapi masih melakukannya. Ya...terserah saja," kata Dahlan usai menggelar Rapat Pimpinan Kementerian BUMN di Gedung PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero), Jakarta, Kamis.

Menurut dia, pejabat tersebut adalah direktur utama salah satu BUMN jasa keuangan non-bank yang belum lama ini mendapat pujian karena kinerja keuangannya bagus.

"Saya tidak sebut namanya. Tapi saya kecewa saja, pujian saya kepadanya seakan hilang karena perilakunya yang tidak baik," katanya.

Dahlan mengatakan bahwa dia tidak akan memecat pejabat tersebut karena yang bersangkutan segera mengundurkan diri.

"Surat mundur akan kami terima pekan ini, dan akan kami proses dan penuhi," ujarnya.

Ia menambahkan, sejatinya tidak ada larangan bagi pejabat BUMN untuk bermain golf. "Tapi main golf itu harus pada libur kerja, Sabtu atau Minggu. Kalau hari kerja itu namanya mengganggu kerja," ujarnya.

Pada akhir tahun 2013, Dahlan pernah memecat pejabat BUMN yang terbukti main golf pada hari kerja, yaitu direksi PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero).

Sumber : ANTARA

June17
Peserta SBMPTN di Malang diperiksa "metal detector"
Tuesday, 17 June 2014 pukul 11.22 WIB  Kategori DaerahJawa

Malang (SAPULIDI News) - Peserta tes Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) atau tes tulis di Malang, Jawa Timur, sebelum memasuki ruangan tes diperiksa dengan menggunakan "metal detector".

Bagian publikasi panitia lokal (panlok) Malang Susantinah Rahayu, Selasa, mengakui pengawasan tes SBMPTN tahun ini memang lebih ketat dari tahun-tahun sebelumnya. Setelah peserta lolos administrasi, peserta hanya diperkenankan membawa alat tulis saja ketika memasuki ruangan ujian.

"Selain itu, setiap 10 orang peserta tes diawasi oleh seorang pengawas atau rasio pengawas 1 banding 10. Pengawas yang diturunkan pada saat pelaksanaan tes SBMPTN sebanyak 3.280 orang dan kalau ditemukan kecurangan, kami akan membawa mereka ke kantor pusat pelaksana SBMPTN di Widyaloka," tegasnya.

Kepala Humas Universitas Brawijaya (UB) itu berharap seluruh peserta SBMPTN tepat waktu, sebab akan memengaruhi penilaian peserta saat ujian. Pengawas akan mencatat seluruh kejadian pada saat ujian berlangsung, seperti keterlambatan, tak membawa persyaratan administrasi, bahkan alasan sepele pergi ke kamar kecil.

Menurut Susantinah yang akrab dipanggil Santi itu ujian diwajibkan berjalan tepat waktu dan apapun yang terjadi pada saat ujian, pengerjaan soal harus berjalan. Oleh karena itu, tidak ada dispensasi waktu bagi para peserta yang terlambat, peserta yang terlambat lebih dari satu jam, tidak diperbolehkan masuk karena khawatir menganggu ujian.

Tes SBMPTN dimulai pukul 07.00 WIB untuk kelompok ujian Sains dan Teknologi dan Campuran, sedangkan kelompok ujian Sosial Humaniora dimulai pukul 09.45 WIB.

Menurut Santi, pengawasan yang cukup ketat tersebut juga sebagai antisipasi adanya joki. Selain pengawasan ketat, setiap peserta yang masuk dalam ruangan ujian juga diperiksa secara detail tanda peserta ujian dan surat keterangan hasil ujian (SKHU) yang sudah dilegalisasi dari sekolah.

Kedua syarat tersebut wajib di bawa peserta karena untuk mencocokkan foto yang ada di kartu peserta, SKHU dengan foto dan data lain yang diserahkan pada panitia. Dengan dua persyaratan itu, diharapkan ruang gerak joki akan mudah terdeteksi.

Jumlah peserta SBMPTN di tiga perguruan tinggi negeri (PTN) di Malang, yakni Universitas Brawijaya (UB), Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) dan Universitas Negeri Malang (UM) sebanyak 32.809 orang.

Pada saat pelaksanaan tes SBMPTN, calon mahasiswa yang diterima melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) atau jalur undangan juga melakukan regristrasi ulang. Calon mahasiswa yang diterima melalui jalur SNMPTN di tiga PTN di Malang itu sebanyak 11.809 orang.

Sumber : ANTARA

June4
Suswono Akui Terima Rp. 50 Juta dan 2 Ribu Dolar AS
Wednesday, 04 June 2014 pukul 22.07 WIB  Kategori DaerahJawa

Jakarta [SAPULIDI News] - Menteri Pertaninan (Mentan) Suswono mengaku menerima uang sebesar Rp50 juta dan 2.000 dolar AS dari proyek revitalisasi Sistem Radio Komunikasi Terpadu (SKRT) Kementerian Kehutanan ketika menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi IV DPR RI periode 2004--2009.

May16
Jalur pendakian Gunung Slamet masih ditutup
Friday, 16 May 2014 pukul 08.24 WIB  Kategori DaerahJawa

Purbalingga (SAPULIDI News) - Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Dinbudparpora) Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, masih menutup jalur pendakian Gunung Slamet hingga batas waktu yang belum ditentukan.

"Status Gunung Slamet memang telah diturunkan dari Siaga menjadi Waspada pada hari Senin (12/5), pukul 16.00 WIB, namun sampai sekarang jalur pendakian belum dibuka karena masih berbahaya," kata Kepala Bidang Pariwisata Dinbudparpora Purbalingga, Prayitno, di Purbalingga, Jumat.

Dalam hal ini, kata dia, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melarang adanya aktivitas dalam radius 2 kilometer dari puncak Gunung Slamet.

Dia mengakui bahwa sejak terjadi peningkatan aktivitas Gunung Slamet, banyak calon pendaki yang menanyakan kemungkinan dapat dilakukannya pendakian.

Bahkan, lanjut dia, sejumlah pendaki dari Bobotsari sempat nekat melakukan pendakian meskipun hanya sampai di Pos I.

"Mereka mendaki lewat jalur lain bukan melalui Pos Pendakian di Dukuh Bambangan, namun hanya sampai di Pos I dan setelah itu kembali lagi. Padahal, jalur pendakian telah ditutup beberapa jam sebelum status Gunung Slamet ditingkatkan dari Normal menjadi Waspada pada tanggal 10 Maret 2014," katanya.

Terkait hal itu, dia mengharapkan para calon pendaki untuk bersabar hingga kondisi Gunung Slamet benar-benar aman untuk didaki, yakni jika statusnya telah diturunkan menjadi "Normal".

"Kami masih menunggu perkembangan lebih lanjut dari hasil pengamatan PVMBG. Jika nantinya status Gunung Slamet diturunkan menjadi Normal dan kondisinya telah benar-benar aman, kami tentunya akan membuka kembali jalur pendakian Gunung Slamet di Dukuh Bambangan, Desa Kutabawa, Kecamatan Karangreja," katanya.

Seperti diwartakan, Dinbudparpora Purbalingga menutup jalur pendakian Gunung Slamet sejak 10 Maret 2014 atau beberapa jam sebelum PVMBG meningkatkan status gunung tertinggi di Jateng tersebut dari "Normal" menjadi "Waspada" pada pukul 22.00 WIB.

Penutupan pendakian tersebut dilakukan karena aktivitas Gunung Slamet cenderung mengalami peningkatan.

Bahkan, pada tanggal 30 April 2014, pukul 10.00 WIB, status Gunung Slamet ditingkatkan dari "Waspada" menjadi "Siaga" karena aktivitasnya terus meningkat.

PVMBG pada tanggal 12 Mei 2014, pukul 16.00 WIB, menurunkan status Gunung Slamet dari "Siaga" menjadi "Waspada" karena aktivitasnya cenderung menurun.

Sumber : ANTARA

May14
Gempa 4,5 SR guncang Sukabumi
Wednesday, 14 May 2014 pukul 08.42 WIB  Kategori DaerahJawa

Sukabumi (SAPULIDI News) - Sebagian warga Sukabumi, Jawa Barat panik setelah gempa bumi berkekuatan 4,5 Skala Richter mengguncang sebagian wilayah Kabupaten Sukabumi, namun gempa ini tidak berpotensi tsunami.

"Kami masih memantau kondisi-kondisi daerah yang terkena dampak guncangan gempa tersebut, namun belum ada informasi kerusakan akibat bencana gempa bumi itu," kata Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sukabumi Usman Susilo kepada Antara, Rabu.

Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan gempa bumi tersebut berpusat di 7,42 Lintang Selatan, 106,70 Bujur Timur dengan kedalaman episentrum 31 KM di 60 km barat daya Sukabumi. Gempa juga dirasakan oleh sebagian wilayah Cianjur dan Garut.

Usman mengaku sudah menugaskan relawan dan tim reaksi cepat penanggulangan bencana untuk bersiaga dan terus memantau kondisi daerah terguncang gempa.

Dia juga mengimbau warga untuk mewaspadai gempa susulan yang bisa saja kekuatannya lebih besar.

Sumber : ANTARA

May7
Hari Libur di Tahun 2015
Wednesday, 07 May 2014 pukul 17.52 WIB  Kategori DaerahJawa

Jakarta[SAPULIDI News] - Pemerintah menetapkan hari libur resmi pada 2015 sebanyak 19 hari, lebih sedikit dari hari libur tahun ini yang mencapai 22 hari.