Berita-Berita DaerahJawa

January21
Bantul Tata Bantaran Sungai Gajah Wong
Wednesday, 21 January 2015 pukul 09.08 WIB  Kategori DaerahJawa

Bantul [SAPULIDI News] - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menata bantaran Sungai Gajah Wong di Sorowajan, Desa Banguntapan menyusul jebolnya talud (penahan tanah agar tidak longsor) sungai tersebut beberapa hari lalu.

January19
BOS SD-SMP Provinsi Jabar Dihapus, SMA/SMK Tetap
Monday, 19 January 2015 pukul 22.00 WIB  Kategori DaerahJawa

Bandung (BIB) - Bantuan Operasional Sekolah atau BOS yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa Barat mulai tahun 2015 sudah dihapus khusus untuk jenjang SD dan SMP.

January14
Dua Lutung Jawa Kelahiran Inggris Dikembalikan ke Kota Batu
Wednesday, 14 January 2015 pukul 11.54 WIB  Kategori DaerahJawa

Kota Batu [SAPULIDI News] - Aspinal Foundation mengirimkan dua ekor Lutung Jawa yang lahir di Inggris, Tambor dan Melon, ke Pusat Rehabilitasi Primata Jawa di Batu Malang Jawa Timur untuk disatukan dengan kelompok primata itu.

January12
Siswa Dipulangkan Karena Banjir
Monday, 12 January 2015 pukul 09.46 WIB  Kategori DaerahJawa

Kudus [SAPULIDI News] - Sejumlah sekolah di Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, terpaksa liburkan siswanya menyusul banjir yang melanda daerah setempat akibat meluapnya air sungai, Senin.

January9
Sarana penunjang wisata Gunung Bromo-Semeru ditingkatkan
Friday, 09 January 2015 pukul 13.43 WIB  Kategori DaerahJawa

Lumajang (SAPULIDI News) - Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) akan meningkatkan sejumlah sarana dan prasarana penunjang wisata di Kawah Gunung Bromo dan Gunung Semeru yang di kelolanya.

"Tahun lalu sudah dibangun pendapa untuk pendaki Gunung Semeru di Ranupani, pembangunan Bukit Setya di Gunung Bromo, perbaikan sarana pengunjung, aktivasi zoning transportasi di lautan Pasir dan operasional mushola di Bromo," kata Kepala Balai Besar TNBTS Ayu Dewi Utari, Jumat.

Menurut dia, pihaknya akan terus meningkatkan sarana penunjang untuk wisatawan di Gunung Bromo yang memiliki ketinggian 2.392 meter dari permukaan laut (mdpl) dan Gunung Semeru yang memiliki ketinggian 3.676 mpdl.

"Tahun ini direncanakan untuk perbaikan jalan jemplang-laut pasir Kawah Bromo dan beberapa sarana prasarana wisata lainnya, sehingga pengunjung bisa nyaman menikmati objek wisata," tuturnya.

Ia menjelaskan, TNBTS akan mengatur jalur kuda dari kawasan lautan pasir berbisik hingga menuju kawah yang memiliki keindahan alam yang eksotis itu.

"Kami juga mengatur jumlah pengunjung di tiap titik untuk melihat sunrise, agar wisatawan tidak berdesak-desakan saat menikmati matahari terbit di Kawah Bromo," paparnya.

Beberapa lokasi yang disiapkan untuk memecah kepadatan pengunjung untuk melihat sunrise (matahari terbit) yakni mulai dari bukit penanjakan, bukit setya, bukit cinta, dan kawah Bromo, sehingga wisatawan bisa menikmati keindahan panorama matahari terbit dengan leluasa.

Ayu mengatakan jumlah pengunjung di Kawah Gunung Bromo lebih banyak dibandingkan Gunung Semeru karena pendakian gunung tertinggi di Pulau Jawa itu membutuhkan fisik yang prima, sedangkan di Bromo tidak memerlukan tenaga ekstra.

"Pada hari normal dan liburan, kunjungan Bromo berkisar 1.000-5.000 pengunjung setiap hari, namun pada saat libur akhir tahun bisa mencapai 10.000 pengunjung, sedangkan Gunung Semeru dikunjungi sekitar 100-500 pendaki," katanya.

SUMBER : ANATARA

January9
Delapan pesilat Jabar turun di Kejuaraan Dunia
Friday, 09 January 2015 pukul 13.04 WIB  Kategori DaerahJawa

Bandung (SAPULIDI News) - Delapan pesilat Jawa Barat akan tampil membela tim Indonesia pada Kejuaraan Pencak Silat Dunia 2015 di Phuket Thailand 10-17 Januari 2015.

"Delapan pesilat asal Jabar yang terpilih masuk dalam kontingen Indonesia untuk kejuaraan dunia itu merupakan hasil dari Kejurnas Pencak Silat 2014 di Jakarta," kata Ketua Binpres Pengda IPSI Jabar, Ferry Hendarsin di Bandung, Jumat.

Kedelapan pesilat tersebut yakni Eka Yulianto (kels G putra), Eldiansyah Martha Thariq (kelas I putra), Nunu Nugraha (regu putra), Asep Yulda Sani (regu putra), Anggi Faisal (regu putra), Nirmala Oktaviani (kelas B putri), Wewey Wita (kelas C putri) dan Selly Andriani (kelas D putri).

Selain itu dua pelatih asal Tatar Pasundan itu akan mendampingi atlet Indonesia yakni Syakera Pujasmedi dan Istiar Vida Irianti.

Pada kejuaraan dunia pencak silat yang diikuti oleh 400-an peserta dari 35 negara tersebut, Indonesia mengirimkan total 37 orang. Terdiri atas empat pelatih, 29 atlet, dan empat orang ofisial.

"Pesilat Jabar yang membela panji Merah Putih pada kejuaraan dunia pencak silat bertambah pada tahun 2015," katanya.

Sebelumnya, pada 2012, Jabar hanya menyumbangkan dua atlet yakni Yulinar Tikasari dan Wewey Wita. Saat itu, Yulinar berhasil menjadi juara dunia setelah meraih medali emas di nomor tanding kelas A putri. Sedangkan Wewey hanya meraih medali perak di kelas C putri setelah kalah dari pesilat Thailand pada babak final.

"Peluang berprestasi cukup besar, terutama di kelompok putri, demikian halnya di putra juga masih cukup diperhitungkan," kata Ferry Hendarsin menambahkan.

SUMBER : ANTARA

December31
Jalur Alternatif Selama Jakarta Night Festival
Wednesday, 31 December 2014 pukul 19.43 WIB  Kategori DaerahJawa

Jakarta [SAPULIDI News] - Dalam rangka malam pergantian tahun, Pemprov DKI Jakarta menggelar "Jakarta Night Festival 2014" di kawasan jalan protokol Sudirman - Thamrin, malam ini.

December30
Peringatan Hari Ibu di Kudus digelar di halaman pasar
Tuesday, 30 December 2014 pukul 14.24 WIB  Kategori DaerahJawa

Kudus ( SAPULIDI NEWS ) Pemerintah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, menggelar peringatan Hari Ibu di tempat yang tidak seperti biasanya karena tahun ini digelar di halaman Pasar Kliwon Kudus.

Upacara peringatan yang digelar di halaman Pasar Kliwon pada Selasa (29/12), dihadiri pula para pedagang pasar tradisional di Kabupaten Kudus.

Selain itu, hadir pula perwakilan dari berbagai organisasi wanita di Kudus, seperti Persit Candra Kirana, Darma Wanita, Bhayangkari, Muslimat, Aisiyah dan perwakilan buruh perempuan dari beberapa pabrik rokok yang ada di Kudus.

Menurut Bupati Kudus, H. Musthofa upacara digelar di halaman pasar karena ingin suasana yang baru dibanding sebelumnya.

“Jika biasanya upacara diadakan di alun-alun ataupun halaman pendopo,maka kali ini khusus untuk peringatan hari Ibu, kita adakan di pasar Kliwon”, jelasnya.

Menurut dia, kaum perempuan mempunyai peran yang strategis karena banyak yang mampu ikut serta dalam menggerakkan roda perekonomian keluarga.

“Seperti para ibu yang sehari-harinya berdagang di pasar Kliwon ini”, katanya.

Saat ini, kaum perempuan semakin mampu menunjukkan eksistensinya di berbagai bidang.Bahkan tak sedikit yang mampu memegang posisi penting di perusahaan-perusahaan multi nasional.

“Di Pemkab sendiri, tidak sedikit ibu-ibu yang berhasil duduk sebagai pimpinan SKPD”, ujar bupati bangga.

Namun dirinya juga mengingatkan, agar dalam menjalankan perannya para ibu tak melupakan kodratnya sebagai perempuan. Mungkin tidak mudah, namun dirinya yakin, hal itu bisa dilakukan.

“Bagi saya, ibu-ibu ini hebat. Hal ini haruslah mendapatkan penghargaan tersendiri”, sambungnya.

Bupati menyempatkan diri untuk berbagi sepiring lentog miliknya dengan seorang buruh rokok. Bahkan, dirinya memberikan suapannya kepada ibu tersebut. Hal tersebut sontak disambut dengan tepuk tangan dari yang hadir.

Seusai upacara, acara dilanjutkan dengan pembagian door prize yang berlangsung dengan meriah.

Bsumber : ANTARA

December17
306 Sekolah di Yogya Tetap Laksanakan Kurikulum 2013
Wednesday, 17 December 2014 pukul 16.12 WIB  Kategori DaerahJawa

Yogyakarta [SAPULIDI News] - Sebagian besar sekolah atau 306 dari total 317 sekolah di Kota Yogyakarta memilih melanjutkan Kurikulum 2013 pada semester genap 2014/2015 dan pada tahun ajaran berikutnya dibanding kembali ke Kurikulum 2006.

December16
Target RTH DKI Tambah 50 Hektar
Tuesday, 16 December 2014 pukul 05.00 WIB  Kategori DaerahJawa

Jakarta [SAPULIDI News] - Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta menargetkan penambahan Ruang Terbuka Hijau (RTH) hingga 50 hektar pada 2017 mendatang.