EKSKUL
10 September 2014
Bali [SAPULIDI News] - Pramuka sebagai salah satu kegiatan ekstrakurikuler wajib di sekolah sangat relevan dengan pendidikan karakter bangsa. Dirjen Pendidikan Menengah, Achmad Jazidie mengatakan hal tersebut terbukti dengan kesamaan nilai-nilai pendidikan karakter yang religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, dan mandiri....selengkapnya
INFO HAJI
03 Oktober 2014
Kota Bekasi [SAPULIDI News] - Dewan Kemakmuran Masjid Agung Al-Barkah Kota Bekasi, Jawa Barat, mendistribusikan 600 kupon pembagian daging kurban kepada penerima zakat di sekitar lingkungan setempat....selengkapnya
EKONOMI
04 Oktober 2014
Jakarta [SAPULIDI News] - Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan menetapkan harga kedelai di tingkat petani (Harga Beli Petani/HBP) Rp7.600 per kilogram untuk periode Oktober-Desember 2014, tidak berubah dari sebelumnya....selengkapnya
TRANSPORTASI
04 Oktober 2014
Purwokerto [SAPULIDI News] - Sembilan kereta ekonomi jarak jauh dan menengah lintas selatan tidak akan mendapat subsidi lagi mulai 1 Januari 2015, kata Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 5 Purwokerto, Surono....selengkapnya
BODETABEK
29 Oktober 2014
Kota Bekasi [SAPULIDI News] - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Bekasi, Jawa Barat, mencatat sedikitnya tujuh perusahaan di wilayah setempat belum menyanggupi kenaikan Upah Minimum Kota 2015 sebesar 30 persen....selengkapnya
UMKM
13 Agustus 2014
Jakarta (SAPULIDI News) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai penerapan bunga murah merupakan salah satu hal penting dalam mengawali upaya pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), di samping pengembangan dari sisi masyarakat dan infrastruktur. "Upaya peningkatan akses masyarakat ke sektor keuangan akan percuma, kalau bunga untuk micro-finance mahal. Sehingga, bunga murah untuk UMKM menjadi penting untuk diperhatikan," kata Ketua Dewan Komisioner OJK, Muliaman D Hadad, di sela-sela seminar, di Jakarta, Rabu. Hadad memberikan contoh pengembangan keuangan inklusif yang diterapkan China dan Vietnam di tengah fokus pada penyediaan kredit untuk UMKM. "Baik China dan Vietnam itu, tantangannya serupa dengan yang terjadi pada sektor keuangan kita. Tetapi, mereka memiliki tujuan akhir mensejahterakan UMKM," ujar dia. Ia menuturkan, upaya pengembangan keuangan mikro tidak hanya selalu mengedepankan pengembangan sisi penawaran (supply side), namun juga sisi permintaan atau kemampuan masyarakat (demand side). Menurutnya, tanpa adanya peningkatan demand side, maka sektor keuangan sulit berkembang. "Satu hal penting lain, perlu memperbaiki infrastruktur keuangan bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang berada di pelosok-pelosok," kata Hadad. Ke depan, dia berharap bank-bank BUMN dapat terus ikut berpartisipas aktif dalam pengembangan keuangan mikro. Ia menilai, sejauh ini masih ada tiga tantangan utama yang dihadapi bank BUMN untuk meningkatkan perannya di sektor keuangan mikro. Pertama, yakni tantangan pada akses pendanaan untuk masyarakat miskin. "Tantangan selanjutnya, terkait dengan masih rendah tingkat kolaborasi bank-bank BUMN dengan pelaku usaha besar untuk menyediakan pendanaan," ujar dia. Sedangkan tantangan terakhir, inovasi pengembangan teknologi dalam upaya mengurangi biaya yang dikeluarkan masyarakat, seperti penerapan branchless banking. Sumber : ANTARA...selengkapnya
DAERAH
19 September 2014
Kendari [SAPULIDI News] - Peringatan Hari Aksara Internasional (HAI) 2014 juga diisi dengan sejumlah kegiatan. Salah satunya kegiatan Gebyar PAUD yang menghadirkan seribu anak-anak PAUD se-Sulawesi Tenggara....selengkapnya
JAWA BARAT
23 Oktober 2014
Jakarta [SAPULIDI News] - Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta mencatat sebanyak 231 orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di wilayah pemerintahan setempat pada tahun ini masuk masa pensiun....selengkapnya
 
 
memuat...