HEADLINE
29 September 2014
Tangerang [SAPULIDI News] - Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengancam akan menutup pabrik yang membuang limbang ke Sungai Cisadane setelah melihat langsung pabrik yang membuang limbah ke sungai saat inspeksi mendadak....selengkapnya
PENDIDIKAN
Jokowi-Jk Harus Fokus Permasalahan Pendidikan

Jakarta [SAPULIDI News] - Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) diharapkan fokus ke permasalahan pendidikan di masing-masing jenjang bila Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan dipisah dan menjadi kementerian pendidikan dasar dan menengah, serta kementerian pendidikan tinggi.

Cianjur kucurkan Rp11 miliar untuk didik penghafal Quran

Cianjur (SAPULIDI News) - Pemerintah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mengucurkan dana Rp11 miliar untuk mendidik 360 santri penghafal Al-Quran lewat Gerakan Pembinaan Penghapal Al Quran (GPPQ). "Predikat Cianjur yang sejak dulu mendapat julukan sebagai Kota Santri, belakangan ini disinyalir terkesan nyaris punah. Untuk mengikis hal tersebut, mulai 1 Oktober Pemkab Cianjur akan mengembleng ratusan santri," kata Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Kabupaten Cianjur, Gunawan Jamhur, Rabu. Dengan dana yang diambil dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tersebut, ia menjelaskan, pemerintah daerah sudah membentuk Tim Sembilan untuk menyeleksi 1.080 santri berusia 13 tahun sampai 18 tahun yang belum menikah dari 360 desa di Cianjur. Selanjutnya tim akan memilih satu santri terbaik untuk mengikuti program GPPQ. Santri peserta program itu akan mendapat pembindaan dari para ustad di 14 pondok pesantren yang tersebar di 14 kecamatan di Cianjur, termasuk di antaranya Pondok Pesantrean Attaqwa-Cianjur, Pondok Pesantren Nurul Irfan-Haurwangi, dan Pondok Pesantren  Assalam-Sukaluyu. "Masing-masing pondok pesantren akan membina 25 orang santri lebih," katanya. Program yang akan dimulai 1 Oktober itu diharapkan selesai serta berhasil 20 bulan kemudian. Jika berhasil, Cianjur akan memiliki 360 santri yang hafal Al-Quran. "Kami optimis program ini akan terealisasi," katanya. Ia juga menjelaskan rincian penggunaan anggaran untuk program tersebut, antara lain untuk honor bagi santri terseleksi Rp1 juta/orang/bulan, honor untuk 36 guru atau pembina santri di 14 pondok pesantren masing-masing Rp1 juta/orang/bulan, serta untuk pembelian kasur dan bantal untuk para santri. "Kami juga menganggarkan untuk biaya monitoring dan evaluasi bagi petugas yang besarnya bervariasi karena disesuaikan dengan lokasi monitoring. Hari ini, kami akan mensosialisasikan hal tersebut pada para camat, Kepala KUA, Ketua LPTQ kecamatan," katanya. Sumber : ANTARA

EKSKUL
10 September 2014
Bali [SAPULIDI News] - Pramuka sebagai salah satu kegiatan ekstrakurikuler wajib di sekolah sangat relevan dengan pendidikan karakter bangsa. Dirjen Pendidikan Menengah, Achmad Jazidie mengatakan hal tersebut terbukti dengan kesamaan nilai-nilai pendidikan karakter yang religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, dan mandiri....selengkapnya
INFO HAJI
26 September 2014
Mekah [SAPULIDI News] - Hingga 25 September siang atau 24 hari setelah kedatangan jamaah haji ke Arab Saudi, sebanyak 157 jamaah haji memohon tanazul atau pengaturan kembali jadwal kepulangannya, terutama agar bisa pulang bersamaan dengan suami, istri, atau anggota keluarganya....selengkapnya
EKONOMI
29 September 2014
Jakarta [SAPULIDI News] - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama memperkirakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta Tahun Anggaran (TA) 2015 bisa mencapai Rp80 triliun. ...selengkapnya
TRANSPORTASI
23 September 2014
Jakarta [SAPULIDI News] - Kejaksaan Agung menyatakan kekayaan mantan Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Udar Pristono yang menjadi tersangka dugaan "mark up" pengadaan busway Transjakarta 2013, melimpah hingga mencapai Rp50 miliar....selengkapnya
BODETABEK
29 September 2014
Kota Bekasi [SAPULIDI News] - SEBANYAK 7 orang pejabat eselon II, III dan IV di mutasi di  Pangkalan kendaraan Mobil Dinas Kebersihan Kota Bekasi, Kelurahan Bojong Menteng, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, Senin (29/9) sekira pukul 13:00 WIB....selengkapnya
UMKM
13 Agustus 2014
Jakarta (SAPULIDI News) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai penerapan bunga murah merupakan salah satu hal penting dalam mengawali upaya pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), di samping pengembangan dari sisi masyarakat dan infrastruktur. "Upaya peningkatan akses masyarakat ke sektor keuangan akan percuma, kalau bunga untuk micro-finance mahal. Sehingga, bunga murah untuk UMKM menjadi penting untuk diperhatikan," kata Ketua Dewan Komisioner OJK, Muliaman D Hadad, di sela-sela seminar, di Jakarta, Rabu. Hadad memberikan contoh pengembangan keuangan inklusif yang diterapkan China dan Vietnam di tengah fokus pada penyediaan kredit untuk UMKM. "Baik China dan Vietnam itu, tantangannya serupa dengan yang terjadi pada sektor keuangan kita. Tetapi, mereka memiliki tujuan akhir mensejahterakan UMKM," ujar dia. Ia menuturkan, upaya pengembangan keuangan mikro tidak hanya selalu mengedepankan pengembangan sisi penawaran (supply side), namun juga sisi permintaan atau kemampuan masyarakat (demand side). Menurutnya, tanpa adanya peningkatan demand side, maka sektor keuangan sulit berkembang. "Satu hal penting lain, perlu memperbaiki infrastruktur keuangan bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang berada di pelosok-pelosok," kata Hadad. Ke depan, dia berharap bank-bank BUMN dapat terus ikut berpartisipas aktif dalam pengembangan keuangan mikro. Ia menilai, sejauh ini masih ada tiga tantangan utama yang dihadapi bank BUMN untuk meningkatkan perannya di sektor keuangan mikro. Pertama, yakni tantangan pada akses pendanaan untuk masyarakat miskin. "Tantangan selanjutnya, terkait dengan masih rendah tingkat kolaborasi bank-bank BUMN dengan pelaku usaha besar untuk menyediakan pendanaan," ujar dia. Sedangkan tantangan terakhir, inovasi pengembangan teknologi dalam upaya mengurangi biaya yang dikeluarkan masyarakat, seperti penerapan branchless banking. Sumber : ANTARA...selengkapnya
DAERAH
19 September 2014
Kendari [SAPULIDI News] - Peringatan Hari Aksara Internasional (HAI) 2014 juga diisi dengan sejumlah kegiatan. Salah satunya kegiatan Gebyar PAUD yang menghadirkan seribu anak-anak PAUD se-Sulawesi Tenggara....selengkapnya
JAWA BARAT
17 September 2014
Karawang [SAPULIDI News] - Ribuan hektare areal persawahan di wilayah utara Kabupaten Karawang, Jawa Barat, terancam kekeringan menyusul masuknya kemarau yang mengakibatkan berkurangnya suplai air di saluran irigasi. ...selengkapnya
 
 
memuat...