SMAN 1 Liwa raih penghargaan Adiwiyata Nasional

Liwa, Lampung Barat (SAPULIDI News) - SMAN 1 Liwa meraih penghargaan Adiwiyata Nasional dari Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup. "Hari ini (22/12), Bupati Lampung Barat Drs Mukhlis Basri MM akan menerima penghargaan itu di Auditorium Manggala Wanabhakti, Jakarta," kata Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Lampung Barat, Burlianto Eka Putra, di Liwa, Lampung Barat, sekitar 278 km sebelah utara Kota Bandarlampung, Senin. Menurut dia, SMAN 1 Liwa terpilih sebagai sekolah telah berhasil melestarikan dan mempertahankan pelestarian lingkungan hidup, karena itu Bupati akan menerima penghargaan yang diberikan oleh Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup Siti Nurbaya Bakar. Dalam penerimaan penghargaan itu, Bupati Mukhlis Basri akan didampingi oleh Kepala BLHKP setempat Gison Sihite, Kepala Dinas Pendidikan Nukman MS, dan Kepala SMAN 1 Liwa Ansori. "Penghargaan Adiwiyata diberikan kepada sekolah yang berwawasan dan berkarakter lingkungan. Sekolah tersebut terpilih sebagai sekolah Adiwiyata Nasional karena dinilai telah berhasil melestarikan dan mempertahankan pelestarian lingkungan hidup. Selain itu, sekolah tersebut dinilai mampu dalam pengelolaan lingkungan hidup," kata dia menjelaskan. Ia menambahkan pemberian penghargaan tersebut telah melalui mekanisme penilaian yang terdiri atas tahap penilaian dokumen, evaluasi lapangan, dan penilaian akhir. "Dari berbagai tahapan tersebut, SMAN 1 Liwa akhirnya ditetapkan menerima penghargaan Adiwiyata tingkat Provinsi Lampung dan secara otomatis ikut dalam penilaian Adiwiyata tingkat nasional. Beberapa waktu lalu, tim dari Kementerian Lingkungan Hidup yang dipimpin oleh Sudarmono telah melakukan penilaian di sekolah tersebut," ujarnya. Keberhasilan sekolah tersebut dalam meraih penghargaan Adiwiyata Nasional tak lepas dari perhatian Bupati Lampung Barat Mukhlis Basri terhadap dunia pendidikan, termasuk pelestarian lingkungan di sekolah-sekolah, demikian Burlianto Eka Putra. Sumber : ANTARA

Jelang Natal arus lalu lintas Pantura ramai

Cirebon (SAPULIDI News) - Menjelang Natal dan Tahun Baru arus lalu lintas di jalur Pantura Kabupaten Cirebon dari  arah Indramayu, Minggu, ramai didominasi kendaraan pribadi. Kepadatan arus lalu lintas mulai terasa di perbatasan Kabupaten Indramayu mengarah Cirebon, selain itu juga di sejumlah jalan alternatif seperti dari Balongan menuju Celencang persimpangan Kerucuk ramai. "Arus lalu lintas menjelang Natal dan Tahun Baru, setelah libur sekolah mulai ramai, kendaraan roda empat cukup mendominasi dibandingkan sepeda motor dan bus rombongan," kata Brigadir Asep salah seorang petugas pengatur lalu lintas di perbatasan Indramayu-Cirebon, Minggu. Ia mengatakan, setiap libur sekolah menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru arus lalu lintas meningkat, diperkirakan volume kendaraan masih cukup tinggi dari arah Indramayu menuju Cirebon, sedangkan tujuan Jakarta jumlah kendaraan yang melintas normal, paling hanya bus angkutan umum dan mobil pengangkut barang. Ia menambahkan, volume kendaraan di jalur utama Pantura semakin tinggi sejak Sabtu (20/12/2014) dan diperkirakan akan terus bertambah. Sementara itu Lukman petugas lain di jalur alternatif Indramayu-Cirebon menuturkan, arus lalu lintas melalui jalur alternatif Simpang Mangga Indramayu melintasi Karangampel keluar Celencang Persimpangan Kerucuk ramai lancar. Jalur utama Indramayu-Cirebon melalui Jatibarang arah Tegal Gubug katanya, padat. Biasanya pengendara memanfaatkan jalur alternatif Karangampel-Kerucuk untuk menghidari kepadatan. Sementara jalur alternatif Cikamurang dari arah Subang menuju pertigaan Cijelag Kabupaten Sumedang melintasi Indramayu ramai lancar. Bripka Rohman, salah seorang polisi lalu lintas di Cikamurang kepada wartawan, Minggu, mengatakan, jalur altertif yang menghubungkan tiga Kabupaten yakni Subang, Indramayu dan Sumedang memasuki libur Natal, ramai lancar didominasi kendaraan roda empat dari arah Jakarta. "Jalur tengah Cikamurang, kini semakin diminati oleh pengendara yang menuju Jawa Tengah karena mereka terhindar dari kepadatan arus Pantura melalui Jatibarang Indramayu, setiap libur volume kendaraan meningkat," katanya. Sumber : ANTARA

Pemprov DKI bangun jalan layang Transjakarta 2015

Jakarta (SAPULIDI News) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan membangun jalan layang atau flyover untuk busway Transjakarta koridor XIII rute Ciledug-Blok M pada 2015. "Pembangunan fisik jalan layang untuk Transjakarta itu siap dimulai kira-kira April 2015. Untuk saat ini, masih dilakukan rancang desain, kira-kira sampai tiga bulan," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) DKI Agus Priyono di Jakarta, Minggu. Menurut dia, proses lelang untuk pembangunan jalan layang tersebut telah rampung. Namun, pembangunan tidak dapat langsung dilakukan karena pemenang tender harus merancang desainnya terlebih dahulu. "Proses lelang sudah selesai, dan nantinya akan dibagi-bagi menjadi delapan paket pengerjaan. Selain itu, di sepanjang koridor ini akan berdiri sebanyak 12 halte," ujar Agus. Dia menuturkan anggaran pembangunan jalan layang tersebut mencapai Rp2,5 triliun dengan rincian Rp200 miliar untuk biaya konsultan perencanaan, desain awal dan konsultan manajemen. "Sementara itu, untuk pembangunan fisiknya sendiri mencapai Rp2,3 triliun. Biaya pembangunannya menggunakan anggaran multi years. Jalan layang ini ditargetkan sudah bisa beroperasi pada 2016," tutur Agus. Lebih lanjut, dia mengungkapkan jalan layang tersebut hanya diperuntukkan bagi bus Transjakarta. Namun, apabila suatu hari diperlukan tambahan rasio jalan, jalan layang itu bisa dilebarkan. "Kita sudah merancang sedemikian rupa supaya jalan layang itu bisa dilebarkan dan memungkinkan untuk dilewati oleh kendaraan lain. Karena memang sebelumnya sempat ada dilema apakan jalan itu hanya khusus untuk bus Transjakarata atau bisa juga untuk kendaraan lain," ungkap Agus. Jalan layang yang akan dibangun itu memiliki total panjang lintasan 9,4 kilometer yang terbentang dari Ciledug hingga Jalan Pierre Tendean, lebar sembilan meter dan tinggi sekitar 12 hingga 20 meter. Sumber : ANTARA

Tagana Bekasi desak normalisasi Kali Baru

Bekasi (SAPULIDI News) - Taruna Siaga Bencana Kota Bekasi, Jawa Barat, menilai upaya normalisasi Kali Baru mendesak untuk dilakukan guna mengantisipasi banjir akibat luapan. "Pada 1996, sepanjang kanan kiri Kali Baru memiliki lebar permukaan yang sama, tapi saat ini menyempit karena endapan lumpur dan tumpukan sampah," kata Ketua Tagana Kota Bekasi Robby, di Bekasi, Minggu. Kondisi itu diketahui pihaknya dalam agenda kerja bakti di sekitar bantaran Kali Baru, Kecamatan Bekasi Barat, Minggu (21/12) pagi. Menurut dia, pendangkalan aliran sungai juga sudah dalam tahap memprihatinkan, sehingga air mudah meluap saat terjadi hujan. "Kedalaman Kali Baru saat ini hanya 30 cm hingga 1 meter, sehingga sudah harus dinormalisasi menggunakan alat berat," katanya. Menurut dia, ratusan kepala keluarga di sekitar bantaran Kali Baru kerap menjadi korban banjir saat musim hujan tiba. "Karena dampak dari pendangkalan ini yang menyebabkan beberapa wilayah di Kali Baru mengalami banjir apabila musim hujan tiba," katanya. Robby mengapresiasi kebijakan aparatur Kelurahan Kali Baru yang rutin menyelenggarakan bakti sosial di lingkungan mereka setiap sepekan sekali. "Saya acungkan jempol kepada lurah dan warga Kali Baru yang sudah sadar dan tergerak untuk menjaga daerahnya," katanya. Dia juga mengimbau masyarakat mengawal dan menjaga kebersihan di Kota Bekasi. "Kami juga mengimbau kepada seluruh warga Kota Bekasi untuk tidak membuang sampah di sembarang tempat agar tidak memicu penyumbatan sungai," katanya. Sumber: ANTARA

Wangky jadi korban hipnotis di perempatan Komsen, Jatiasih

Bekasi (SAPULIDI News) - Wangky Subandry (25) warga Jatimakmur, Pondokgede, Kota Bekasi, Jawa Barat, menjadi korban kejahatan hipnotis di kawasan Komsen, Jatiasih, Minggu dini hari. "Barang-barang saya yang disimpan dalam tas hilang diambil pelaku," kata Wangky usai membuat laporan polisi di Mapolsek Jatiasih, Minggu. Menurutnya, kronologi kejadian itu berlangsung saat dia melintas di perempatan Komsen Jalan Raya Pekayon-Pondokgede sekira pukul 01.00 WIB. "Saat itu saya sedang dalam perjalanan pulang pakai motor ke rumah di Jatimakmur setelah kerja," katanya. Di tengah perjalanan, korban bertemu dengan seorang wanita yang mengaku kesulitan mencari kendaraan umum untuk pulang ke rumahnya di Perumahan Angkasa Puri, Kecamatan Jatiasih. "Pelaku meminta saya mengantar ke rumahnya karena sudah tidak ada lagi ojek dan angkot," katanya. Korban baru menyadari telah menjadi korban kejahatan hipnotis usai mengantar pelaku ke sebuah rumah di Angkasa Puri. "Saya turunin dia di depan Angkasa Puri, terus saya jalan lagi," katanya. Tiba-tiba, kata dia, ada seorang pengendara motor lain yang memberitahu Wangky bahwa tasnya terbuka. "Ada bapak-bapak menegur saya, terus saya berhenti dan mengecek tas, ternyata dompet dan telepon saya sudah hilang," katanya. Dia memperkirakan kerugian atas kejadian itu mencapai jutaan rupiah, karena sejumlah harta yang dibawa kabur pelaku di antaranya dompet, telepon genggam, dan uang tunai Rp200 ribu. Dia mengaku telah dihipnotis karena tidak sadar menyerahkan harta bendanya kepada seorang perempuan muda yang tidak dikenalinya. "Barang-barang yang hilang dompet berisi STNK, SIM, KTP, dan uang tunai. Selain itu telepon genggam Blackberry saya juga hilang," katanya. Namun beruntung, sebuah kamera senilai Rp4 juta miliknya yang tersimpan dalam tas yang sama tidak dibawa kabur pelaku karena ditutupi dengan sebuah handuk. "Saya sempat kembali ke Angkasa Puri, tapi orangnya sudah tidak ada, dan rumahnya pun sepi," katanya. Kasus tersebut saat ini sedang dalam penanganan Polsek Jatiasih. Sumber: ANTARA
HEADLINE
22 Desember 2014
Liwa, Lampung Barat (SAPULIDI News) - SMAN 1 Liwa meraih penghargaan Adiwiyata Nasional dari Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup. "Hari ini (22/12), Bupati Lampung Barat Drs Mukhlis Basri MM akan menerima penghargaan itu di Auditorium Manggala Wanabhakti, Jakarta," kata Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Lampung Barat, Burlianto Eka Putra, di Liwa, Lampung Barat, sekitar 278 km sebelah utara Kota Bandarlampung, Senin. Menurut dia, SMAN 1 Liwa terpilih sebagai sekolah telah berhasil melestarikan dan mempertahankan pelestarian lingkungan hidup, karena itu Bupati akan menerima penghargaan yang diberikan oleh Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup Siti Nurbaya Bakar. Dalam penerimaan penghargaan itu, Bupati Mukhlis Basri akan didampingi oleh Kepala BLHKP setempat Gison Sihite, Kepala Dinas Pendidikan Nukman MS, dan Kepala SMAN 1 Liwa Ansori. "Penghargaan Adiwiyata diberikan kepada sekolah yang berwawasan dan berkarakter lingkungan. Sekolah tersebut terpilih sebagai sekolah Adiwiyata Nasional karena dinilai telah berhasil melestarikan dan mempertahankan pelestarian lingkungan hidup. Selain itu, sekolah tersebut dinilai mampu dalam pengelolaan lingkungan hidup," kata dia menjelaskan. Ia menambahkan pemberian penghargaan tersebut telah melalui mekanisme penilaian yang terdiri atas tahap penilaian dokumen, evaluasi lapangan, dan penilaian akhir. "Dari berbagai tahapan tersebut, SMAN 1 Liwa akhirnya ditetapkan menerima penghargaan Adiwiyata tingkat Provinsi Lampung dan secara otomatis ikut dalam penilaian Adiwiyata tingkat nasional. Beberapa waktu lalu, tim dari Kementerian Lingkungan Hidup yang dipimpin oleh Sudarmono telah melakukan penilaian di sekolah tersebut," ujarnya. Keberhasilan sekolah tersebut dalam meraih penghargaan Adiwiyata Nasional tak lepas dari perhatian Bupati Lampung Barat Mukhlis Basri terhadap dunia pendidikan, termasuk pelestarian lingkungan di sekolah-sekolah, demikian Burlianto Eka Putra. Sumber : ANTARA...selengkapnya
PENDIDIKAN
Ditjen Pendidikan Islam siapkan sistem informasi

Jakarta (SAPULIDI News) - Untuk memudahkan akses informasi masyarakat terhadap program dan layanan pendidikan Islam, Dirjen Pendidikan Islam Kamaruddin Amin mengatakan akan segera menyiapkan sistem informasi Pendidikan Islam (Pendis), dengan menguatkan dan menyempurnakan sistem informasi yang sudah ada, yaitu Education Manajement Information System (EMIS). “Sementara Penguatan dan penyempurnaan EMIS. Saya sedang mengusulkan untuk dibantu ACDP untuk melakukan review total terhadap EMIS,” demikian penegasan Kemeruddin, Minggu, saat dikonfirmasi tentang arahan Menag Lukman Hakim Saifuddin dalam forum Rekornas agar Pendis segera membangun sistem informasi yang terpadu dan transparan. Kamaruddin menjelaskan bahwa ACDP atau Analytical and Capacity Development Partnership merupakan fasilitas untuk mempromosikan dialog kebijakan dan reformasi kelembagaan dalam sektor pendidikan di Indonesia. ACDP dipimpin oleh Kemendikbud, Bappenas dan Kemenag dan didanai oleh pemerintah Australia dan Uni Eropa dan dikelola oleh Asian development bank. “Pendis sedang menyempurnakan, di samping EMIS, sistem informasi Pendis,” ujar sosok yang juga Guru Besar UIN Alauddin Makassar ini. Ditanya apakah nantinya sistem informasi Pendis itu akan mengintegrasikan semua data dan informasi yang ada di Direktorat, baik  madrasah, pesantren, pendidikan agama Islam, dan pendidikan tinggi Islam, Kamaruddin menjawab Insya Allah. “Sekarang sedang jalan. Mungkin Januari akan kita launching,” jawab Kamaruddin. Sebelumnya, Menag mengatakan bahwa transparansi menjadi keharusan dalam reformasi birokrasi menuju clean government dan good governance. Dengan total anggaran mencapai Rp42 triliun lebih (2015), dan 85 % di antaranya dialokasikan untuk pendidikan, Menag meminta Dirjen Pendidikan Islam membangun sistem informasi yang terpadu dan transparan untuk memastikan program dijalankan dengan efektif, efisien, dan tepat sasaran. “Saya ingin, Ditjen Pendis, mempunyai sistem informasi terpadu, yang membantu kita semua untuk saling tukar informasi secara mudah, cepat dan murah di bidangnya masing-masing. Kita, setelah ini, juga harus  sudah mempunyai rancangan-rancangan, persiapan-pesiapan, pengadaan dan lain sebagainya, sehingga masing-masing kita harus mempunyai target jadwal ketat untuk memantau pelaksanaan program tersebut,” tegas Menag. Sumber: ANTARA

Kartu Indonesia Pintar 2015 bidik 19 juta siswa

Jambi (SAPULIDI News) - Kartu Indonesia Pintar (KIP) tahun 2015 membidik 19 juta siswa usia sekolah di seluruh Indonesia, kata Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, di Jambi, Minggu. Dijelaskannya, untuk program KIP, Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) tahun depan menyasar 96,4 juta jiwa, khusus KIS akan menyasar 16,8 juta rumah tangga sasaran. "Target KIP 19 juta siswa usia sekolah, Program Keluarga Harapan (PKH) menyasar empat juta keluarga sangat miskin, penguatan melalui kartu tersebut harus dimaknai tidak sebatas bantalan sosial saja, melainkan mengukuhkan generasi bangsa," kata Khofifah. Melalui program-program tersebut, katanya, anak usia terdidik bisa sekolah, terjaga fisiknya karena dikontrol kesehatannya, serta mandiri dengan ditopang usaha ekonomis produktif. Untuk itu, kata dia, semangat kesetiakawanan sosial agar dijadikan benteng untuk ketahanan sosial warga. "Sebuah Negara dianggap digjaya terukur dalam tiga hal, yaitu kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan warganya. Saat ini pengentasan kemiskinan di Indonesia adalah PR yang perlu diselesaikan," ujar Mensos, sehari usai menghadiri puncak peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) di Jambi. Sumber : ANTARA

EKSKUL
22 Desember 2014
Liwa, Lampung Barat (SAPULIDI News) - SMAN 1 Liwa meraih penghargaan Adiwiyata Nasional dari Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup. "Hari ini (22/12), Bupati Lampung Barat Drs Mukhlis Basri MM akan menerima penghargaan itu di Auditorium Manggala Wanabhakti, Jakarta," kata Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Lampung Barat, Burlianto Eka Putra, di Liwa, Lampung Barat, sekitar 278 km sebelah utara Kota Bandarlampung, Senin. Menurut dia, SMAN 1 Liwa terpilih sebagai sekolah telah berhasil melestarikan dan mempertahankan pelestarian lingkungan hidup, karena itu Bupati akan menerima penghargaan yang diberikan oleh Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup Siti Nurbaya Bakar. Dalam penerimaan penghargaan itu, Bupati Mukhlis Basri akan didampingi oleh Kepala BLHKP setempat Gison Sihite, Kepala Dinas Pendidikan Nukman MS, dan Kepala SMAN 1 Liwa Ansori. "Penghargaan Adiwiyata diberikan kepada sekolah yang berwawasan dan berkarakter lingkungan. Sekolah tersebut terpilih sebagai sekolah Adiwiyata Nasional karena dinilai telah berhasil melestarikan dan mempertahankan pelestarian lingkungan hidup. Selain itu, sekolah tersebut dinilai mampu dalam pengelolaan lingkungan hidup," kata dia menjelaskan. Ia menambahkan pemberian penghargaan tersebut telah melalui mekanisme penilaian yang terdiri atas tahap penilaian dokumen, evaluasi lapangan, dan penilaian akhir. "Dari berbagai tahapan tersebut, SMAN 1 Liwa akhirnya ditetapkan menerima penghargaan Adiwiyata tingkat Provinsi Lampung dan secara otomatis ikut dalam penilaian Adiwiyata tingkat nasional. Beberapa waktu lalu, tim dari Kementerian Lingkungan Hidup yang dipimpin oleh Sudarmono telah melakukan penilaian di sekolah tersebut," ujarnya. Keberhasilan sekolah tersebut dalam meraih penghargaan Adiwiyata Nasional tak lepas dari perhatian Bupati Lampung Barat Mukhlis Basri terhadap dunia pendidikan, termasuk pelestarian lingkungan di sekolah-sekolah, demikian Burlianto Eka Putra. Sumber : ANTARA...selengkapnya
INFO HAJI
16 Desember 2014
Jakarta [SAPULIDI News] - Keberadaan Madrasah Aliyah (MA) unggulan Insan Cendikia yang berprestasi tingkat internasional dan lulusannya bisa masuk universitas negeri papan atas turut mengangkat nama madrasah yang sebelumnya dianggap lembaga pendidikan kelas dua....selengkapnya
EKONOMI
26 November 2014
Cikarang [SAPULIDI News] - Presiden Director and CEO PT Lippo Cikarang Tbk Meow Chong Loh mengatakan, Singapura menyatakan minatnya untuk berinvestasi di kawasan industri Lippo Cikarang seiring dengan perkembangan investasi dan bisnis di kawasan ini....selengkapnya
TRANSPORTASI
22 Desember 2014
Cirebon (SAPULIDI News) - Menjelang Natal dan Tahun Baru arus lalu lintas di jalur Pantura Kabupaten Cirebon dari  arah Indramayu, Minggu, ramai didominasi kendaraan pribadi. Kepadatan arus lalu lintas mulai terasa di perbatasan Kabupaten Indramayu mengarah Cirebon, selain itu juga di sejumlah jalan alternatif seperti dari Balongan menuju Celencang persimpangan Kerucuk ramai. "Arus lalu lintas menjelang Natal dan Tahun Baru, setelah libur sekolah mulai ramai, kendaraan roda empat cukup mendominasi dibandingkan sepeda motor dan bus rombongan," kata Brigadir Asep salah seorang petugas pengatur lalu lintas di perbatasan Indramayu-Cirebon, Minggu. Ia mengatakan, setiap libur sekolah menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru arus lalu lintas meningkat, diperkirakan volume kendaraan masih cukup tinggi dari arah Indramayu menuju Cirebon, sedangkan tujuan Jakarta jumlah kendaraan yang melintas normal, paling hanya bus angkutan umum dan mobil pengangkut barang. Ia menambahkan, volume kendaraan di jalur utama Pantura semakin tinggi sejak Sabtu (20/12/2014) dan diperkirakan akan terus bertambah. Sementara itu Lukman petugas lain di jalur alternatif Indramayu-Cirebon menuturkan, arus lalu lintas melalui jalur alternatif Simpang Mangga Indramayu melintasi Karangampel keluar Celencang Persimpangan Kerucuk ramai lancar. Jalur utama Indramayu-Cirebon melalui Jatibarang arah Tegal Gubug katanya, padat. Biasanya pengendara memanfaatkan jalur alternatif Karangampel-Kerucuk untuk menghidari kepadatan. Sementara jalur alternatif Cikamurang dari arah Subang menuju pertigaan Cijelag Kabupaten Sumedang melintasi Indramayu ramai lancar. Bripka Rohman, salah seorang polisi lalu lintas di Cikamurang kepada wartawan, Minggu, mengatakan, jalur altertif yang menghubungkan tiga Kabupaten yakni Subang, Indramayu dan Sumedang memasuki libur Natal, ramai lancar didominasi kendaraan roda empat dari arah Jakarta. "Jalur tengah Cikamurang, kini semakin diminati oleh pengendara yang menuju Jawa Tengah karena mereka terhindar dari kepadatan arus Pantura melalui Jatibarang Indramayu, setiap libur volume kendaraan meningkat," katanya. Sumber : ANTARA...selengkapnya
BODETABEK
22 Desember 2014
Bekasi (SAPULIDI News) - Taruna Siaga Bencana Kota Bekasi, Jawa Barat, menilai upaya normalisasi Kali Baru mendesak untuk dilakukan guna mengantisipasi banjir akibat luapan. "Pada 1996, sepanjang kanan kiri Kali Baru memiliki lebar permukaan yang sama, tapi saat ini menyempit karena endapan lumpur dan tumpukan sampah," kata Ketua Tagana Kota Bekasi Robby, di Bekasi, Minggu. Kondisi itu diketahui pihaknya dalam agenda kerja bakti di sekitar bantaran Kali Baru, Kecamatan Bekasi Barat, Minggu (21/12) pagi. Menurut dia, pendangkalan aliran sungai juga sudah dalam tahap memprihatinkan, sehingga air mudah meluap saat terjadi hujan. "Kedalaman Kali Baru saat ini hanya 30 cm hingga 1 meter, sehingga sudah harus dinormalisasi menggunakan alat berat," katanya. Menurut dia, ratusan kepala keluarga di sekitar bantaran Kali Baru kerap menjadi korban banjir saat musim hujan tiba. "Karena dampak dari pendangkalan ini yang menyebabkan beberapa wilayah di Kali Baru mengalami banjir apabila musim hujan tiba," katanya. Robby mengapresiasi kebijakan aparatur Kelurahan Kali Baru yang rutin menyelenggarakan bakti sosial di lingkungan mereka setiap sepekan sekali. "Saya acungkan jempol kepada lurah dan warga Kali Baru yang sudah sadar dan tergerak untuk menjaga daerahnya," katanya. Dia juga mengimbau masyarakat mengawal dan menjaga kebersihan di Kota Bekasi. "Kami juga mengimbau kepada seluruh warga Kota Bekasi untuk tidak membuang sampah di sembarang tempat agar tidak memicu penyumbatan sungai," katanya. Sumber: ANTARA...selengkapnya
UMKM
24 November 2014
Bandarlampung (SAPULIDI News) - Sejumlah pedagang beras di Kota Bandarlampung menyebutkan kenaikan harga BBM telah mendorong naiknya harga beras Rp200 per kilogram, sementara petani dan pengusaha penggilingan gabah mulai membatasi pasokan beras kepada para pengecer. "Harga beras dalam beberapa hari terakhir naik lagi, dan salah satu faktornya adalah kenaikan harga solar dan premium," kata Edi Susanto, pedagang beras di Pasar Tugu Bandarlampung, Senin. Pekan lalu harga beras di Bandarlampung sudah naik tipis sekitar Rp100- Rp200 untuk setiap kilogram karena sentra pertanian padi di Lampung baru memasuki musim tanam. Menurut Edi, umumnya sawah di Lampung baru ditanami padi sehingga panen diperkirakan mulai Maret 2015. Ia menyebutkan harga beras merek SJ sekarang mencapai Rp11.400/kg dan harga beras merek lainnya berkisar Rp8.500- Rp10.500/kg. Selain itu, dia menyebutkan pasokan beras masih bisa didapatkan dari petani dan pengusaha penggilingan gabah. "Namun, penjualan dan pembelian beras agak berkurang volumenya," katanya. Pedagang beras lainnya, Ny. Rodjie, menyebutkan pasokan beras dari penggilingan gabah dan petani mulai seret. "Kalau dulu, beras dititipkan di tempat kita untuk dijual. Sekarang ini, kita yang telepon dan beras tak kunjung datang, padahal yang kita minta cuma satu ton," kata Rodjie. Sumber : ANTARA...selengkapnya
DAERAH
13 Desember 2014
Bengkulu [SAPULIDI News] - Wakil Gubernur Bengkulu, Sultan B Najamuddin, mengungkapkan pada Januari 2015 Jepang berencana mulai membangun industri energi terbarukan....selengkapnya
JAWA BARAT
17 Desember 2014
Yogyakarta [SAPULIDI News] - Sebagian besar sekolah atau 306 dari total 317 sekolah di Kota Yogyakarta memilih melanjutkan Kurikulum 2013 pada semester genap 2014/2015 dan pada tahun ajaran berikutnya dibanding kembali ke Kurikulum 2006....selengkapnya
 
 
memuat...